Penguatan Akidah Bagi Para Muallaf
Hidayatullah Kobi - Tanggung jawab sebagai seorang muslim kepada muslim lainnya perlu diperhatikan, terlebih kepada saudara kita yang baru memeluk agama Islam (muallaf).
Kegiatan pembinaan muallaf kembali dilaksanakan di pondok pesantren Hidayatullah Kobi pada minggu, 14/04/2019 lalu. Kali ini kegiatannya lebih difokuskan untuk menguatkan akidah para muallaf, mengingat pemahaman mereka terkait akidah masih sangat lemah. Masih banyak diantara para muallaf yang membutuhkan perhatian terhadap penguatan keimanan mereka. Sebab tanggung jawab sebagai sesama muslim tidak hanya berhenti saat mereka (para muallaf) selesai mengucapkan syahadat.
Hal ini yang ditegaskan oleh pengasuh Ponpes Hidayatullah Kobi, ustadz Hasnan Hanif yang didampingi oleh salah seorang ustadz yang ikut membantu beliau dalam membina para muallaf, menyatakan bahwa "sejatinya sebagai manusia kita adalah bersaudara, apalagi dengan sesama muslim kita mempunyai tanggung jawab yang besar dalam membina akhlak dan akidah mereka agar lebih kuat", imbuh ustadz Hasnan. Beliau juga menambahkan bahwa tugas ini merupakan tanggung jawab seluruh umat Islam termasuk pondok pesantren. Untuk itulah kegiatan pembinaan ini harus giat dan sungguh-sungguh dijalankan.
Selain itu, kegiatan yang dilakukan sejak pukul 09.00 WIT hingga pukul 16.30 WIT ini diikuti oleh 12 peserta muallaf dari berbagai desa yang berbeda di sekitaran ponpes Hidayatullah Kobi yang masuk dalam wilayah Kabupaten Maluku Tengah. Kegiatan ini diapresiasi dengan baik oleh berbagai pihak dengan hadirnya tokoh masyarakat, kepala desa Kobi Mukti dan Kepala KUA Kecamatan yang sangat antusias mendukung kegiatan ini.
Peserta muallaf pun mengikuti rangkaian kegiatan sampai akhir dengan sangat antusias. Materi yang disampaikan pun sangat tepat bagi mereka yakni materi tauhid, pengertian tauhid rubbubiyah, tauhid uluhiyah, syirik dan pembatal syahadat. Serta materi kajian Fiqh. Mereka sangat aktif bertanya pada setiap sesi materi. Tentu saja ini dapat menjadi langkah awal bagi ponpes Hidayatullah Kobi untuk lebih memaksimalkan dakwah dalam hal pembinaan para muallaf.
Namun demikian, faktor keterbatasan fasilitas seperti transportasi dan lain-lainnya masih menjadi kendala yang cukup menyulitkan dan sedikit menghambat jalannya kegiatan pembinaan. Pasalnya, para muallaf yang mengikuti pembinaan banyak yang tidak memiliki kendaraan pribadi dan tidak adanya angkutan umum di kawasan kecamatan ini sehingga mereka harus dijemput di tempatnya masing-masing. Ponpes Hidayatullah sendiripun memiliki keterbatasan fasilitas transportasi tersebut. Namun ini tidak menjadi alasan pihak ponpes patah semangat dalam berdakwah dan menebarkan kebaikan.(ani)
Kegiatan di SMP Annajaah IBS Hidayatullah Kobi