Artikel
NEWS UPDATE :  
Hidayatullah Kobi

Artikel

LANDASAN SYARIAH DALAM ETIKA PERIKLANAN

Penulis: Hasnan Hanif


Pada saat ini banyak sekali buku-buku   marketing   yang   berisi   strategi beriklan,  kiat-kiat  yang  harus  dicapai, cara-cara   mempengaruhi   konsumen tetapi  kebanyakan  buku  tersebut  bisa jadi  tidak  menjelaskan  konsep  etika dalam  beriklan  terlebih  lagi  kalau  itu ditinjau dari perspektif Islam.

Masih banyak perusahaan jasa telekomunikasi seperti provider seluler yang melakukan pelanggaran-pelanggaran praktik usaha kurang    sehat    dalam    memperluas pangsa  pasar  operator  seluler.  Mereka menawarkan   tarif   yang   tidak   wajar, SMS  maupun  internet  gratis,  memberi kartu   perdana   gratis,   serta   undianberhadiah. Persaingan   melalui   iklan saat  ini  cenderung  dapat  merugikan masyarakat karena informasi yang disampaikan belum sepenuhnya memenuhi  kriteria  obyektif,  lengkap, dan belum bisa dipertanggungjawabkan. Malah terkadang mengorbankan kualitas layanan2.

Jika diteliti dibeberapa   situs sumber produk mereka seperti, produk sabun  mandi, rokok,  penjualan  mobil dan     lainnya     selalu     menampilkan gambar perempuan yang auratnya terbuka, ini  semua  adalah  etika  yang tidak   dilandaskan dengan   landasan Syariah. Meskipun secara konsep etika tersebut   tidak   merugikan   konsumen namun mendatangkan keburukan (mafsadat) dalam pandangan Islam.

Saat  ini  iklan  banyak  yang  tidak sesuai  dengan  syariah.  Bahkan  iklan dengan    kenyataannya    jauh    sekali perbedaaannya.  Berbagai  macam  iklan memberikan penipuan kepada masyarakat.     Beberapa  iklan  juga menggunakan perempuan untuk menarik konsumen.   Mengeksploitasi tubuh  perempuan  dalam  menawarkan berbagai   penjualan   produk   seperti, kosmetik,   mobil,  motor,  minuman, parfum dan sebagainya meskipun tidak ada  keterkaitan    antara  perempuan dengan  yang  diiklankan  mereka  masih saja  mengiklankan    untuk    menarik konsumen.  Bahkan  yang  lebih  parah lagi  biasanya  dalam  pameran-pameran banyak   sekali   dijumpai   perempuan yang memakai pakaian minim ditampilkan  untuk  menjaga  stand pameran produk mereka dan menugaskan perempuan tersebut merayu   konsumen   untuk   membeli terhadap    produk    mereka.  Model promosi ini melanggar akhlaqul karimah.

Permasalahan yang terjadi diatas sesungguhnya   adalah   karena   pelaku ekonomi   khususnya  dalam   hal   ini perusahaan yang menjual produk telah mengabaikan nilai-nilai etika. Pengaibaian nilai etika tersebut berdampak pada persaingan yang tidak sehat,  saling  menjatuhkan, mengejek menghalalkan  segala  cara  bahkan mencari kesalahan dipihak lain. Sesungguhnya  perbuatan  diatas tidak  dibenarkan  didalam  Islam.  Islam mengajarkan  bagaimana  melakukan kegiatan periklanan   didasarkan   pada prinsip-prinsip islam, yaitu... untuk membaca artikel ini lebih lengkap, silahkan buka link berikut: LANDASAN SYARIAH DALAM ETIKA PERIKLANAN



Kirim Pesan
Kontak
Alamat :

Jl Lintas Seram, Kota Terpadu Mandiri (KTM). Kec. Seram Utara Timur Kobi, Kab. Maluku tengah Provinsi Maluku

Telepon :

0852-1263-3074

Email :

hidayatullahkobi@gmail.com

Website :

https://www.smpannajaahkobi.sch.id/

Media Sosial :